(Edisi Masalah Populer) #3. Jenggot.
Terdapat banyak hadits dari Rasulullah Saw mengenai hal yang memerintahkan agar membiarkan (tidak mencukur) JENGGOT. Di antaranya: - Muhammad bin Minhal menceritakan kepada kami; Yazid bin Zurai’ menceritakan kepada kami; Umar bin Muhammad bin Zaid menceritakan kepada kami, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: “Bedakanlah diri kamu dari orang-orang musyrik, biarkanlah kenggot dan rapikanlah kumis”. Apabila Ibnu Umar melaksanakan ibadah haji atau Umrah beliau menggenggam jenggotnya, yang berlebih (dari genggaman itu itu) ia potong. Apakah perintah Rasulullah Saw “Biarkanlah Jenggot!” di atas mengandung makna wajib? Atau hanya bersifat anjuran (an-Nadab)? Ulama Mazhab Syafi’I berpendapat bahwa makna perintah di atas hanya bersifat anjuran, bukan wajib, oleh sebab itu mencukur jenggot hanya dikatakan makruh. Berikut ini beberapa teks dari kitab-kitab ulama kalangan Mazhab Syafi’i: - ...